Rabu, 13 Juni 2018

Edukasi : "Apa Saja Mata Kuliah Program Studi Pendidikan Biologi di Universitas Pendidikan Indonesia?"

"Apa Saja Mata Kuliah Program Studi Pendidikan Biologi di Universitas Pendidikan Indonesia?



      Universitas Pendidikan Indonesia adalah salah satu universitas terbaik di Indonesia khususnya dalam mempersiapkan para calon guru. Terdapat banyak fakultas, departemen, dan program studi yang disediakan oleh UPI (buka link : http://www.upi.edu/profil/fakultas) yang dapat dipilih sesuai dengan minat, bakat dan kemampuan masing-masing. Pada kesempatan kali ini, Teh Rini akan berbagi pengalaman mengenai jenis mata kuliah, tugas atau proyek, penelitian atau praktikum dan lain-lain yang dijalankan olehnya selama kuliah Program Studi Pendidikan Biologi tahun 2012 sampai dengan 2016. Dengan harapan dapat memberikan gambaran, referensi, inspirasi, dan evaluasi bagi para pembaca baik sebagai seorang pelajar/ mahasiswa, civitas, alumni atau yang membutuhkan informasi lebih mengenai hal tersebut.
    Program Studi Pendidikan Biologi termasuk ke dalam Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Silahkan buka alamat http://biologi.upi.edu/v2/ untuk dapat mengenal lebih jauh mengenai profil dan kilasan aktivitas mahasiswa. Mata kuliah yang bisa ditempuh untuk menyelesaikan program strata 1 atau S1 Pendidikan Biologi, kurang lebih adalah sebagai berikut:
  1. Filsafat sains
  2. Teknik laboratorium
  3. Perkembangan peserta didik
  4. Pengetahuan lingkungan
  5. Morfologi tumbuhan
  6. Anatomi tumbuhan
  7. Biokimia
  8. Zoologi invertebrata
  9. Landasan pendidikan
  10. Biologi sel
  11. Parasitologi
  12. Struktur hewan
  13. Botani cryptogamae
  14. Botani phanerogamae
  15. Embriologi I
  16. Belajar dan pembelajaran biologi
  17. Kurikulum dan pembelajaran
  18. Pengelolaan pendidikan
  19. Zoologi vertebrata
  20. Embriologi II
  21. Teori belajar
  22. Ilmu gizi
  23. Pengantar Amdal
  24. Entomologi
  25. Media pembelajaran biologi
  26. Radiobiologi
  27. Ilmu kelakuan hewan
  28. Pengendalian hama terpadu
  29. Fisiologi tumbuhan
  30. Fisiologi hewan
  31. Mikrobiologi
  32. Evaluasi pembelajaran biologi
  33. Ekologi umum
  34. Genetika
  35. Perencanaan pembelajaran biologi
  36. Metode penelitian pendidikan biologi
  37. Bimbingan dan konseling
  38. Seminar pendidikan agama islam
  39. Kuliah kerja nyata

      Mata kuliah di atas adalah nama mata kuliah yang berlaku pada tahun 2012-2016. Terdapat kemungkinan untuk tahun 2016 sampai tahun sekarang terdapat perubahan nama mata kuliah. 
      Mari kita simak pembahasan dari iga mata kuliah tersebut,
1. Filsafat Sains
      Menurut Teh Rini, mata kuliah ini dapat membawa pemikirannya menjadi lebih mendalam, mendasar dan terintegrasi mengenai ilmu, pengetahuan dan sains. Dosen mata kuliah tersebut berhasil membawa perubahan cara berfikir mahasiswanya  sehingga mampu membuat keputusan yang lebih bijak. Pastinya hikmahnya adalah perubahan cara berfikir ke arah yang lebih baik dan benar dari pola pemikiran anak SMA ke pola pemikiran mahasiswa. Berikut adalah E-book yang bisa menambah referensi pembaca mengenai Filsafat Sains.

Judul Buku 1 : Science, The way of Knowing, 6th Edition - J.Trowfil & E. Halzen https://drive.google.com/open?id=1xYenETkC7uol5PATKwfgpkKhPk0drOM0

Judul Buku 2 : Filsafat Sains, Geliat Sains Dasar Membangun Bangsa- Lilik Hendrajaya dan Team  https://drive.google.com/open?id=1maNGF5zAyp4rYiRx19UvCDrxeO25zc2Q

2.Teknik Laboratorium
        Pada mata kuliah tersebut, mahasiswa difahamkan mengenai teknik-teknik yang harus dilakukan saat menggunakan atau mengelola suatu  laboratorium. Terdapat 7 laboratorium yang disediakan dan berhak digunakan oleh mahasiswa yaitu, Laboratorium Fisiologi, Ekologi, Struktur Tumbuhan, Struktur Hewan, Mikrobiologi, Riset dan Botani. Mata kuliah teknik laboratorium menuntut mahasiswanya untuk dapat mengenal alat dan bahan yang terdapat dalam setiap laboratorium tersebut. Tidak hanya sebatas mengetahui, tetapi memahami bagaimana cara menggunakan alat, membuat bahan, merawat alat, menyiapkan praktikum, membersihkan alat, membuang bahan, pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan saat praktium, dan dan pemeliharaan laboratorium. Mata kuliah tersebut menjadi pengetahuan dasar bagi mahasiswa Biologi sebelum dapat menggunakan seluruh fasilitas yang terdapat pada setia laboratorium. Berikut adalah materi dari dosen yang bersangkutan mengenai pengelolaan laboratorium. (https://drive.google.com/open?id=14FQKIifJceOfgJ_sS02BfC0G2t54yaj1  
Selain materi dari dosen, penulis ingin berbagi mengenai beberapa tugas yang sempat dikerjakannya baik secara individu maupun berkelompok.
- Observasi Laboratorium Biologi Universitas Pendidikan Indonesia : https://drive.google.com/open?id=1hCw5nXRKEOkgUz8ea5gQq0vvxRxHxeci
- Pengenalan dan penanganan bahan kimia : https://drive.google.com/open?id=1n-ILu1uiH2kzGUXk12Bceumz3e73FJ4t 
 
Beberapa dokumentasi selama kuliah teknik laboratorium
 Pengenalan penggunaan pipet ganong

 Persiapan alat dan bahan sebelum pembuatan bahan berupa larutan

 Proses pembuatan bahan berupa larutan


Beberapa peralatan yang digunakan saat penelitian di lapangan




 Bahan larutan yang sudah dibuat harus segera diberi label
 
3. Perkembangan Peserta Didik
Mata kuliah tersebut memberikan pemahaman kepada mahasiswa pendidikan mengenai perkembangan psikologi dan kognitif peserta didik. Perkembangan kognitif dan psikologi peserta didik menjadi rel bagi para pendidik dalam menentukan pendekatan pembelajaran agar ilmu yang dipelajari dapat dipahami peserta didik dengan lebih optimal. Selain itu, peserta didik pun akan merasa mudah memahami pembelajaran yang sedang dibelajarkan. Berikut adalah rangkuman mengenai ruang lingkup perkembangan yang dialami oleh manusia.
 
PENGERTIAN DAN CIRI-CIRI PERKEMBANGAN
     Perkembangan adalah perubahan yang progesif dan kontinyu (berkesimnambungan) dalam diri individu mulai lahir sampai mati. Pengertian lainnya yaitu : Perubahan – perubhan yang dialami individu atau organisme menuju tingkat kedewasaannya yang berlangsung secara sistematis, progesif, dan berkesinambungan baik menyangkut fisik maupun psikis.
1. Sistematis adalah perubahan dalam perkembangan itu bersifat saling ketergantungan atau saling mempengaruhi antara bagian – bagian organisme (fisik & psikis) dan merupakan satu kesatuan yang harmonis.
2. Progesif : perubahan yang terjadi bersifat maju, meningkat, dan mendalam baik secara kuantitatif (fisik) maupun kualitatif (psikis)
3. Berkesinambungan : perubahan pada bagian atau fungsi organisme berlangsung secara beraturan.

Ciri – ciri perkembangan secara umum yaitu :

1. Terjadinya perubahan dalam aspek fisik (perubahan berat badan dan organ – organ tubuh) dan aspek psikis (matangnya kemampuan berpikir, mengingat, dan berkreasi)
2. Terjadinya perubahan dalam proporsi; aspek fisik (proporsi tubuh anak beubah sesuai dengan fase perkembangannya) dan aspek psikis (perubahan imajinasi dari fantasi ke realitas)
3. Lenyapnya tanda – tanda yang lama; tanda - tanda fisik (lenyapnya kelenjar thymus (kelenjar anak – anak) seiring bertambahnya usia) aspek psikis (lenyapnya gerak – gerik kanak – kanak dan perilaku impulsif).
4. Diperolehnya tanda – tanda yang baru; tanda – tanda fisik (pergantian gigi dan karakter seks pada usia remaja) tanda – tanda psikis (berkembangnya rasa ingin tahu tentang pengetahuan, moral, interaksi dengan lawan jenis)

PRINSIP-PRINSIP PERKEMBANGAN
1. Perkembangan merupakan proses yang tidak pernah berhenti (never ending process)
artinya manusia secara terus menerus berkembang dipengaruhi oleh pengalaman atau belajar.
 

2. Semua aspek perkembangan saling mempengaruhi artinya setiap aspek perkembangan individu baik fisik, emosi, intelegensi maupun sosial saling mempengaruhi jika salah satu aspek tersebut tidak ada.
 

3. Perkembangan itu mengikuti pola atau arah tertentu artinya perkembangan terjadi secara teratur sehingga hasil perkembangan dari tahap sebelumnya yang merupakan prasyarat bagi perkembangan selanjutnya.

Arah atau pola perkembangan pola itu dikemukakan oleh Yelon dan Weinstein (1977) :
a. Cephalocaudal & proximal – distal. Maksudnya, perkembangan manusia itu mulai dari
kepala ke kaki (cephalocaudal) dan dari tengah ; paru – paru, jantung, ke pinggir : tangan (proximal – distal).
b. Struktur mendahului fungsi arinya bahwa anggota tubuh individu akan dapat berfungsi setelah matang strukturnya.
c. Perkembangan itu berdiferensial maksudnya perkembangan itu berlangsung dari umum ke khusus (spesiik)
d. Perkembangan itu berlangsung dari konkret ke abstrak, maksudnya perkembangan itu berproses dari suatu kemampuan berpikir yang konkret (objeknya tampak) menuju ke
abstrak (objeknya tidak tampak)
e. Perkembangan itu berlangsung dari egosentrisme ke perspektifme, berarti bahwa mulanya anak hanya melihat atau memperhatikan dirinya sendiri sebagai pusat, tapi melalui pengalamannya dalam bergaul dengan temannya lambat laun sifat egosentris itu berubah menjadi perspektivis (anak memiliki simpati terhadap kepentingan orang lain)
f. Perkembangan itu berlangsung dari “outer control to inner control”, maksudnya pada awalnya anak sangat bergantung pada orang lain sehingga hidupnya didominasi oleh pengontrolan dari luar seiring bertambahnya pengalaman dari lingkungan ia mampu mengontrol dirinya sendiri.


4. Perkembangan terjadi pada tempo yang berlainan
Perkembangan fisik dan menta mencapai kematangannya pada waktu dan tempo yang berbeda (ada yang cepat dan ada yang lambat)
 

5. Setiap fase perkembangan mempunyai ciri khas
Prinsip ini dijelaskan dengan contoh yaitu :
a. Sampai usia dua tahun, anak memusatkan unuk mengenal lingkungannya.
b. Pada usia tiga sampai enam tahun, perkembangan dipusatkan untuk menjadi manusia sosial (belajar bergaul dengan orang lain)
 

6. Setiap individu yang normal akan mengalami tahapan / fase perkembangan
Prinsip ini berarti bahwa dalam menjalani hidupnya  yang normal dan berusia panjang individu akan mengalami fase – fase perkembangan.


FASE-FASE PERKEMBANGAN
Pendapat para Ahli mengenai periodisasi yang bermacam-macam di atas dapat digolongkan  dalam tiga bagian, yaitu:
1) Periodisasi yang berdasar biologis. Periodisasi  atau pembagian masa-masa perkembangan  ini didasarkan kepada keadaan  atau proses biologis tertentu. Pembagian Aristoteles didasarkan atas gejala pertumbuhan jasmani yaitu antara fase satu dan fase kedua dibatasi oleh pergantian gigi, antara fase kedua dengan fase ketiga ditandai dengan mulai bekerjanya kelenjar kelengkapan kelamin.
2) Periodisasi yang berdasar psikologis.
Tokoh utama yang mendasarkan periodisasi ini kepada keadaan psikologis ialah Oswald Kroch. Beliau menjadikan masa-masa kegoncangan sebagai dasar pembagian masa-masa perkembangan, karena beliau yakin bahwa masa kegoncangan inilah yang merupakan keadaan psikologis yang khas dan dialami oleh setiap anak dalam masa perkembangannya.                                  
3) Periodisasi yang berdasar didaktis.
Pembagian masa-masa perkembangan sekarang ini seperti yang dikemukakan oleh Harvey A. Tilker, PhD dalam “Developmental Psycology to day”(1975) dan Elizabeth B. Hurlock dalam “Developmental Psycology”(1980) tampak sudah lengkap mencakup  sepanjang hidup manusia sesuai dengan hakikat perkembangan manusia yang berlangsung  sejak konsepsi sampai mati dengan pembagian periodisasinya sebagai berikut:
1. Masa Sebelum lahir (Prenatal Period)
Masa ini berlangsung sejak terjadinya konsepsi atau pertemuan sel bapak-ibu sampai  lahir kira-kira 9 bulan 10 hari atau 280 hari. Masa sebelu lahir ini terbagi dalam 3 priode;  yaitu:
a. Periode telur/zygote, yang berlangsung sejak pembuahan sampai akhir minggu kedua.
b. Periode Embrio, dari akhir minggu kedua sampai akhir bulan kedua.
c. Periode Janin(fetus), dari akhir bulan kedua sampai bayi lahir.


2. Masa Bayi Baru Lahir (New Born).
Masa ini dimulai dari sejak bayi lahir sampai bayi  berumur kira-kira 10 atau 15 hari. Dalam perkembangan manusia masa ini merupakan fase  pemberhentian (Plateau stage) artinya masa tidak terjadi pertumbuhan/perkembangan.  Ciri-ciri yang penting dari masa bayi baru lahir ini ialah:
a) Periode ini merupakan masa perkembangan yang tersingkat dari seluruh periode
perkembangan.
b) Periode ini merupakan saat penyesuaian diri untuk kelangsungan hidup/ perkembangan
janin.
c) Periode ini ditandai dengan terhentinya perkembangan.
d) Di akhir periode ini bila si bayi selamat maka merupakan awal perkembangan lebih
lanjut.


3. Masa Bayi (Babyhood).
 Masa ini dimulai dari umur 2 minggu sampai umur 2 tahun. Masa bayi ini dianggap sebagai periode kritis dalam perkembangan kepribadian karena merupakan periode di mana dasar-dasar untuk kepribadian dewasa pada masa ini diletakkan.


4. Masa Kanak-kanak Awal (Early Chilhood).
 Awal masa kanak-kanak berlangsung dari dua sampai  enam tahun. Masa ini dikatakan usia pra kelompok karena pada masa ini anak-anak mempelajari dasar-dasar perilaku sosial sebagai persiapan bagi kehidupan sosial yang lebih tinggi yang diperlukan untuk penyesuaian diri pada waktu masuk kelas 1 SD.


5. Masa Kanak-kanak Akhir (Later Chilhood).
 Akhir masa kanak-kanak atau masa anak sekolah ini  berlangsung dari umur 6 tahun sampai umur 12 tahun. Selanjutnya Kohnstam menamakan masa kanak-kanak akhir atau masa anak sekolah ini dengan masa intelektual, dimana anak-anak telah siap untuk mendapatkan pendidikan di sekolah dan perkembangannya berpusat pada aspek intelek. Adapun Erikson menekankan masa ini sebagai masa timbulnya “sense of accomplishment” di mana anak-anak pada masa ini merasa siap untuk enerima tuntutan yang dapat timbul dari orang lain dan melaksanakan/menyelesaikan tuntutan itu. Kondisi
inilah kiranya yang menjadikan anak-anak masa ini memasuki masa keserasian untuk bersekolah.


6. Masa Puber (Puberty).
 Masa Puber merupakan periode yang tumpang tindih Karena mencakup tahun-tahun akhir masa kanak-kanak dan tahun-tahun awal masa remaja. Yaitu umur 11,0 atau 12,0 sampai umur 15,0 atau 16,0.  Kriteria yang sering digunakan untuk menentukan permulaan masa puber adalah haid yang pertama kali pada anak perempuan dan basah malam pada anak laki-laki.  Ada empat perubahan tubuh yang utama pada masa puber, yaitu:
i.Perubahan besarnya tubuh.
ii.Perubahan proporsi tubuh.
iii.Pertumbuhan ciri-ciri seks primer.
iv.Perubahan pada ciri-ciri seks sekunder.


7. Masa Dewasa Awal (Early Adulthood).
 Masa dewasa adalah periode yang paling penting dalam masa khidupan, masa ini dibagi dalam 3 periode yaitu: Masa dewasa awal dari umur 21,0 sampai umur 40,0. Masa dewasa pertengahan, dari umur 40,0 sampai umur 60,0. dan masa akhir atau usia lanjut, dari umur 60,0 sampai mati. Masa dewasa awal adalah masa pencaharian kemantapan dan masa reproduktif yaitu suatu masa yang penuh dengan masalah dan ketegangan emosional, periode isolasi sosial, periode komitmen dan masa ketergantungan, perubahan nilai-nilai, kreativitas san penyesuaian diri pada pola hidup yang baru.


8. Masa Dewasa madya ( Middle Adulthood).
 Masa dewasa madya ini berlangsung dari umur empat  puluh sampai umur enam puluh tahun. Ciri-ciri yang menyangkut pribadi dan sosial pada masa ini antara lain:
a) Masa dewasa madya  merupakan periode yang ditakuti  dilihat dari seluruh kehidupan manusia.
b) Masa dewasa madya merupakan masa transisi, dimana pria dan wanita meninggalkan ciri-ciri jasmani dan prilaku masa dewasanya dan memasuki suatu periode dalam kehidupan dengan ciri-ciri jasmani dan prilaku yang baru.
c) Masa dewasa madya adalah masa berprestasi. Menurut Erikson, selama usia madya ini orang akan menjadi lebih sukses atau sebaliknya mereka berhenti (stagnasi).
d) Pada masa dewasa madya ini perhatian terhadap agama lebih besar dibandingkan dengan masa sebelumnya, dan kadang-kadang minat dan perhatiannya terhadap agama ini dilandasi kebutuhan pribadi dan sosial.


9.  Masa Usia Lanjut ( Later Adulthood).
  Usia lanjut adalah periode penutup dalam rentang hidup seseorang. Masa ini dimulai dri umur enam puluh tahun sampai mati, yang di tandai dengan adanya perubahan yang bersifat fisik dan psikologis yang semakin menurun.

Pengertian dan kriteria menentukan fase perkembangan
Fase perkembangan artinya penahapan atau pembabakan rentang perjalanan kehidupan individu yang diwarnai ciri – ciri khusus atau pola- pola tingkah laku tertentu.

Pendapat–pendapat para ahli tentang pembabakan atau periodisasi perkembangan ini digolongkan menjadi
3, yaitu :
a. Tahap perkembangan berdasarkan analisis biologis
Pendapat para ahli tentang tahap tersebut :
1. Aristoteles menggambarkan perkembangan individu, sejak anak – anak  sampai dewasa menjadi 3 tahapan :
a. Tahap I (0 – 7 tahun) : masa anak kecil atau bermain
b. Tahap II (7 – 14 tahun) : masa anak, masa sekolah rendah
c. Tahap III (14 – 21 tahun) : masa peralihan dari usia anak menjadi dewasa


2. Kretscmer mengemukakan bahwa dari lahir sampai dewasa individu melewati 4 tahapan :
a. Tahap I (0 – 3 tahun); Fullungs (pengisian) periode I, pada fase ini anak kelihatan pendek gemuk.
 b. Tahap II (3 – 7 tahun); periode I, anak kelihatan langsing (meninggi)
c. Tahap III (7 – 13 tahun); Fullungs periode II, anak kelihatan pendek dan gemuk kembali
d. Tahap IV (13 – 20 tahun); Streckungs periode II, anak kembali kelihatan langsing


3. Elizabeth Hurlock :
a. Tahap I : Fase Prenatal (sebelum lahir)
b. Tahap II : Infancy (orok)
c. Tahap III : Babyhood (bayi)
d. Tahap IV : Childhood (kanak – kanak)
e. Tahap V : Adolesence/puberty; 
    a.) Pre Adolesence
    b.) Early Adolesence
    c.) Late Adolesence
b. Tahap perkembangan berdasarkan didaktis atau instruksional


Menurut pendapat dari Comenius dan pendapat Rosseau penahapan ini digolongkan sebagai berikut :
1. Comenius. Dipandang dari segi pendidikan, pendidikan lengkap bagi seorag ibu berlangsung dalam 4 jenjang yaitu :
a. Sekolah ibu (scola maternal) anak – anak sampai 6 tahun
b. Sekolah bahasa ibu (scola vernaculan) anak –anak 6 – 12 tahun
c. Sekolah latin (scola latina) usia 12 – 8 tahun


2. Rosseau. Penahapannya :
a. Tahap I (0 – 2 tahun) : usia asuhan
b. Tahap II (2 – 12 tahun) : masa pendidikan jasmani dan latihan panca indera
c. Tahap III (12 – 15 tahun) : periode pendidikan akal
d. Tahap IV (15 – 20 tahun) : periode pendidikan watak dan pendidikan agama.
c. Tahap perkembangan berdasarkan psikologis
Tahap ini menggunakan aspek psikologis sebagai landasan dalam menganalisis tahap perkembangan, mencari pengalaman individu yang digunakan sebagai masa perpindahan dari fase yang satu ke fase yang lain dalam perkembangannya.  Berdasarkan masa dimana individu mengalami goncangan psikis, perkembangan individu dapat digambarkan melewati tiga periode atau masa, yaitu dari sampai masa kegoncangan pertama (tahun ketiga atau keempat yang biasa disebut masa kanak –kanak), masa goncangan pertama sampai pada masa kegoncangan kedua (masakeserasian bersekolah), dari masa kegoncangan kedua sampai akhir masa remaja yangbiasa disebut masa kematangan.

KRITERIA PENAHAPAN PERKEMBANGAN
Dalam hubungan proses belajar mengajar pentahapan perkembangan yang digunakan sebaiknya bersifat elektif (tidak terpaku pada satu pendapat saja). 
Fase – fase perkembangan individu :
1. Masa usia pra sekolah (0 – 6 tahun)
Masa ini terbagi 2 yaitu : masa vital masa dimana individu menggunakan fungsi – fungsi biologis untuk menemukan berbagai hal dalam  dunianya, dan masa estetik (keindahan) adalah masa perkembangan rasa keindahan dimana dalam masa ini perkembangan anak yang terutama adalah fungsi pancainderanya.
2. Masa usia sekolah dasar (6 – 12 tahun)
Masa ini disebut juga masa intelektual atau masa keserasian bersekolah. Masa ini diperinci menjadi 2 fase, yaitu :
1. Masa kelas – kelas rendah sekolah dasar
Sifat – sifat yang umum pada masa ini biasanya anak tunduk pada peraturan – peraturan tradisional, adanya kecenderungan memuji diri sendiri, suka membanding – banding kan dirinya dengan anak yang lain.
2. Masa kelas – kelas tinggi sekolah dasar
Sifat – sifat khas anak dalam masa ini antara lain  : adanya minat terhadap kehidupan praktis sehari – hari, amat realistic (ingin mengetahui dan belajar), biasanya anak gemar membentuk kelompok sebaya untuk bermain bersama – sama.  Masa keserasian berekolah diakhiri dengan masa yang disebut poeral.


Sifat – sifat khas anak pada masa poeral ini menurut para ahli yaitu :
1. Ditujukan untuk berkuasa (sikap, tingkah laku, dan perbuatan)
2. Ekstraversi (berorientasi keluar dirinya, misalnya mencari teman sebaya untuk
memenuhi kebutuhan fisiknya).
3. Masa usia sekolah menengah (12 – 18 tahun) Masa ini dapat diperinci menjadi beberapa masa, yaitu :
1. Masa praremaja (remaja awal), masa ini ditandai oleh sifat – sifat negatif pada si remaja sehingga seringkali masa ini disebut masa negatif seperti tidak tenang, kurang suka bekerja, pesimistik.
2. Masa remaja (remaja madya), pada masa ini remaja mencari sesuatu yang dipandang bernilai, pantas dijunjung tinggi dan dipuja – puja, dan ia membutuhkan teman yang dapat memahami dan menolongnya saat suka maupun duka.
3. Masa remaja akhir, masa ini remaja dapat menentukan pendirian hidupnya.
4. Masa usia mahasiswa (18 – 25 tahun)
Masa usia mahasiswa biasanya berusia 18 – 25 tahun, dan pada masa inilah remaja memiliki pemantapan pendirian hidup.



Bersambung...
 
Coming Soon Pembahasan Mata Kuliah lainnya,,, :)

Jumat, 08 Juni 2018

Kajian Islam : "Menuntut Ilmu Bagian 2"

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Assalamua'alaikum,,,
Jumat berkah, mari kita awali hari Jumat dengan penuh kelembutan hati dan semangat beramal sholeh. 
Sesuai tema pada setiap harinya, Jumat ini, Teh Rini akan melanjutkan bahasannya dengan tema "Adab Mencari Ilmu".
Bagaimana adab menuntut ilmu yang baik dan benar? Apakah semakin tinggi dan jauh kita sekolah, semakin sesuai dengan adab menuntut ilmu? Haruskah ilmu yang kita miliki diajarkan atau minimal disampaikan kepada orang lain? hmmmm mungkin Anda memiliki beberapa pertanyaan lainnya yang mungkin akan jauh lebih menarik jika kita bahas. Maka dari itu mari kita simak pemaparan Teh Rini mengenai "Adab Mencari Ilmu".


"Adab Mencari Ilmu"
Kajian Islam : "Menuntut Ilmu Bagian 2"

Picture by www.slideshare.net


Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Ilmu membuat seorang yang beriman mampu untuk mengembangkan dirinya secara optimal di jalan Allah. Lalu bagaimana adab mencari ilmu agar ilmu yang diperoleh tidak sia-sia dan memberikan manfaat baik bagi diri sendiri maupun orang di sekitar? Kurang lebih terdapat 12 adab dalam mencari ilmu, yaitu

1. Mengikhlaskan niat dalam menuntut ilmu

Picture by ilupis.com
 Menuntut ilmu harus ikhlas karena Allah Ta'ala jika dia ingin mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Jika tidak, maka ilmu yang didapatkannya akan sia-sia. Seperti yang disampaikan dalam Q.S. Al-Bayyinah : 5, 

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّـهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ ﴿٥
 
"Padahal mereka tidak disuruh kecuali agar beribadah hanya kepada Allah dengan memurnikan ketaatan hanya kepada-Nya dalam menjalankan agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan memurnikan zakat dan yang demikian itulah agam yang lurus"

Dalam Hadits Riwayat Ahmad disampaikan bahwa:

"Barang siapa yang menuntut ilmu syar'i yang semestinya ia lakukan untuk mencari wajah Allah dengan ikhlas, namun ia tidak melakukannya melainkan untuk mencari keuntungan duniawi, maka ia tidak akan mendapat harumnya aroma surga pada hari kiamat"

2. Rajin berdo'a kepada Allah Ta'ala memohon ilmu yang bermanfaat

Picture by www.pinteres.com
- Hendaknya setiap penuntut ilmu senantiasa memohon ilmu yang bermanfaat kepada Allah Ta'ala dan memohon pertolongan kepada-Nya dalam mencari ilmu serta selalu merasa butuh kepada-Nya

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada Engkau ilmu yang bermanfaat, amal perbuatan yang diterima, rizqi yang lapang, dan dekatkanlah aku pada perilaku yang baik serta jauhkanlah aku dari perbuatan yang jelek"
 
-Rasulullah SWA. menganjurkan kita untuk selalu memohon ilmu yang bermanfaat kepada Allah Ta'ala dan berlingung kepada-Nya dari ilmu yang tidak bermanfaat, karena banyak kaum Muslimin yang justru mempelajari ilmu yang tidak bermanfaat.

3. Bersungguh-sungguh dalam belajar dan selalu merasa haus ilmu

Picture by asasection.blospot.com
- Dalam menuntut ilmu syar'i diperlukan kesunguhan. Tidak layak para penuntut imu bermalas-malasan dalam mencarinya. Kita akan mendapatkan ilmu yang bermanfaat dengan izin Allah apabila kita bersungguh-sungguh dalam menuntutnya.
- Rasulullah SAW. bersabda, "

Dua orang yang rakus yang tidak pernah kenyang yaitu (1) orang yang rakus terhadap ilmu dan tidak pernah kenyang dengannya dan (2) orang yang rakus terhadap dunia dan tidak pernah kenyang dengannya" (H.R. Al Baihaqi)

4. Menjauhkan diri dari dosa dan maksiat dengan bertaqwa kepada Allah Ta'ala
Seseorang terhalang dari ilmu yang bemanfaat disebabkan banyak melakukan dosa dan maksiat. Sesungguhnya dosa dan maksiat dapat menghalangi ilmu yang bermanfaat, bahkan dapat mematikan hati, merusak kehidupan, dan mendatangkan siksa Allah Ta'ala.

5. Tidak boleh sombong dan tidak boleh malu dalam menuntut ilmu

 Picture by blurb.com

Sombong dan malu menyebabkan pelakunya tidak anak mendapatkan ilmu selama kedua sirat itunmasih ada dalam dirinya. Imam Mujahid mengatakan,

"Dua orang yang tidak belajar ilmu: orang pemalu dan orang yang sombong" (H.R. Bukhari secara muallaq)
6. Mendengarkan baik-baik pelajaran yang disampaikan

 Picture by belajar123.com

Allah Ta'ala berfirman dalam Q.S. Az Zumar : 17-18
وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُمْ بِمَا ضَرَبَ لِلرَّحْمٰنِ مَثَلًا ظَلَّ وَجْهُهٗ مُسْوَدًّا وَّهُوَ كَظِيْمٌ  (17)

أَوَمَنْ يُّنَشَّؤُا فِى الْحِلْيَةِ وَهُوَ فِى الْخِصَامِ غَيْرُ مُبِيْنٍ (18)  

"... sebab itu sampaikanlah berita gembira itu kepada hamba-hamba-Ku, (yaitu) mereka yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling  baik diantaranya. Mereka itulah orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan merekalah orang-orang yang mempunyai akal sehat"


Dari 12 adab mrnuntut ilmu, Teh Rini hanya membahas 6 poin terlebih dahulu, semoga bermanfaat dan tunggu 6 poin selanjutnya.
Bersambung...

 Coming soon,,,
 
7. Diam ketika pelajaran disampaikan
8. Berusaha memahami ilmu syar'i yang disampaikan
9. Menghafalkan ilmu syar'i yang disampaikan
10. Mengikat ilmu dengan tulisan
11. Mengamalkan ilmu syar'i yang telah dipelajari
12. Berusaha mendakwahkan ilmu

Parenting : "Pedoman Pendidikan Anak dalam Islam - Pasal III"

-Hukum-hukum yang Berkenaan dengan Anak yang Lahir-


     Assalamu'alaykum,,, Bismillah, Kamis manis waktunya kita bahas mengenai parenting. Teh Rini akan membahas bagaimana mendidik anak dalam islam dengan referensinya berasal dari buku yang berjudul "Pedoman Pendidikan Anak dalam Islam Jilid 1" karya Dr. Abdullah Nashih Ulwan, diterbitkan di Kota Semarang tahun 1981. Buku tersebut memang buku tua, tetapi itulah yang membuat penulis tertarik untuk mengkaji dan membagikan isi buku tersebut. Buku tersebut terdiri dari beberapa pasal (bab) yang membahas mengenai dasar-dasar dan cara-cara mendidik anak berdasarkan Al Quran dan Sunnah. Teh Rini akan membahasnya satu demi satu atau pasal demi pasal agar tidak terlalu banyak materi yang kita bahas.Mari kita pelajari bersama pasal III  "Hukum-hukum yang Berkenaan dengan Anak yang Lahir".
Picture by bimbingan.org
 
A. Yang dilakukan Pendidik Ketika Melahirkan
       Bagi umat muslim, sudah jelas tersurat dasar dan aturan dalam mendidik anak dari mulai hal kecil sampai hal yang besar, dari mulai anak dilahirkan sampai anak masuk ke dalam liang lahat. Dasar-dasar pedagogis minimal harus difahami oleh pendidik (orang tua) agar tumbuh kembang anak dapat lebih optimal sehingga tumbuh menjadi generasi Qurani yang cinta kepada penciptanya. Dengan demikian, akan tersebut generasi yang dapat memberikan syafaat kepada banyak orang.
- Memberikan ucapan selamat dan rasa turut gembira ketika seseorang melahirkan
   Pemberian kabar gembira dan ucapan selamat itu hendaklah mencakup setiap anak yang dilahirkan, baik laki-laki maupun perempuan, tanpa ada perbedaan. Alangkah baiknya kaum muslimin, jika mereka membiasakan kemuliaan ini di dalam masyarakat, sehingga ikatan mereka menjadi kuat dan mendalam di sepanjang masa, dan rasa cinta terjelma di dalam rumah tangga dan keluarga mereka.
    Al Quran menyebutkan pemberian kabar gembira tentang kelahiran anak di dalam beberapa kesempatan, sebagai petunjuk dan ajaran bagi umat Islam yaitu dalam Q.S. 11: 69-71 dan Q.S. 3: 39. Sebab, pemberian kabar gembira ini mempunyai pengaruh yang besar di dalam menumbuhkan dan menguatkan ikatan-ikatan sosial di kalangan kaum Muslim.

- Anjuran adzan dan qamat ketika kelahiran anak
  Beberapa hukum yang disyariatkan Islam untuk anak yang baru dilahirkan adalah menuarakan adzan di teling akanan dan qamat di telinga kirinya. 

Abu Daud dan At-Tirmidzi meriwayatkan dari Abu Rafi' bahwa dia berkata,
"Aku melihat Rasulullah SAW. menyuarakan adzan pada telinga Al-Hasan bin 'Ali, ketikaFatimah melahirkannya"

Al Baihaqi dan Ibnu s'Sunni meriwayatkan dari Al Hasan bin 'Ali dari Nabi SAW., bahwa beliau bersabda,
"Barang siapa diberi anak yang baru lahir, kemudian ia mneyuaakan adzan pada telinga kanannya dan qamat pada telingan kirinya maka anak yang baru lahir itu todak akan terkena bahaya"

Dan diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra. :
"Bahwa Nabi SAW. telah menyuarakan adzan pada telinga Al Hasan bin 'Ali (yang sebelah kanan) ketika ia dilahirkan dan menyuarakan qamat pada telinga kirinya"

Picture by forum.liputan6.com


Faidah diadzankannya bayi baru lahir di telinga kanan dan qamat di telinga kiri menurut Ibnu I'Qayyim diantaranya:
1) Agar apa yang pertama-tama menembus pendengaran manusia adalah kalimat-kalimat seruan Yang Maha Tinggi yang mengandung kebesaran Tuhan dan syahadat yang dengannyalah ia pertama-tama masuk islam.
2) Larinya setan dari kalimat-kalimat adzan. Sedang ia selalu menunggunya hingga dilahirkan. Dengan adzan itu, maka setan mendengar apa yang dilemahkan dan dibencinya pada masa pertama ia mengikatkannya.
3) Supaya da'wah kepada Allah dan din-Nya, Islam dan menyembah-Nya dapat mendahului da'wah setan, seperti halnya fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu dapat mendahului setan dalam merubah dan memindahkannya.
 
- Anjuran menggosok tenggorokan anak setelah dilahirkan
Anjuran ini dilakukan dengan cara menggosokkan kurma ke langit-langit bayi setelah kurmanya dikunyah terlebih dahulu. Hal tersebut dilakukan dengan menaruh sebgian kurma yang telah dikunyah di atas jari dan memasukkan jari itu ke dalam mulut anak, meudian menggerak-gerakkannya ke kanan dan ke kiri dengan gerakan yang lembut hingga merata di sekeliling mulut anak. Hikmah yang terkadung di dalamnya adalah untuk menguatkan syaraf-suaraf mulut dengan gerakan lisan beserta tenggorokan dan dua tulang rahang bawah dengan jilatan, sehingga anak siap untuk menetek dan menghisap susu secara kuat dan alami. Lebih utama penggosokan ini hendaknya dilakukan oleh orang yang memiliki sifat takwa dan saleh sebagai suatu penghormatan, dengan harapan semoga si anak menjadi orang sholeh dan takwa pula.

Picture by cahatatwinz.blogspot.com

Di dalam Shahihain, dari hadits Abu Burdah, dari Abu Musa ra. bahwa ia berkata
"Aku telah dikaruniai seorang anak. Kemudian aku membawnaya kepada Nabi Muhammad SAW. lalu beliau menamakannya Ibrahim, menggosok-gosok langit-langit mulut dengan sebuh kurma dan mendoakannya dengan keberkahan. Setelah itu, beliau menyerahkannya kembali kepadaku"
  
- Anjuran mencukur rambut kepala anak
 Di antara hukum yang disyari'atkan Islam untuk anak yang dilahirkan adalah anjuran mencukur rambut kepala pada hari ketujuh dari kelahirannya, dan menyedekahkan perak kepada orang-

Picture by kumpulan-doamuslim.blogspot.com



Masih ada banyak yang bisa kita bahas, tapi tahan dulu yaa,,, 
Bersambung untuk pekan depan,,, :)


Coming Soon :)

B. Penamaan dan Hukumnya
- Waktu pembeian nama
- Nama-nama yang disukai dan dibenci
- Sunah menyandarkan nama anak kepada nama bapaknya
- Memberikan sebutan Abu 'I-Qasim kepada anak
C. 'Aqiqah anak dan Hukumnya 
- Makna 'Aqiqah
- Dalil disyari'atkannya
- Pendapat pada Fuqaha' tentang disyari'atkannya 'aqiqah
- Waktu yang dianjurkan untuk melaksanakan 'aqiqah
- Samakah 'aqiqah anak laki-laki dengan anak perempuan?
- Makruh menghancurkan tulang 'aqiqah
- Hukum umum yang berkenaan dengan 'aqiqah
- Hikmah disyari'atkannya 'aqiqah
D. Menyunatkan Anak dan Hukumnya 
- Makna khitan
- Hadits yang menunjukkan disyari'atkannya khitan
- Khitan bagi wanita
- Waktu diwajibkannya khitan
- Hikmah khitan

Selasa, 05 Juni 2018

Sains : "Proyek-proyek Biologi dari Janice Van Cleave - Bagian 1"

Sains : "Proyek-proyek Biologi dari Janice Van Cleave - Bagian 1"

Gambar 1. Buku Janice Van Cleave, Proyek-proyek Biologi
      Buku karya Janice Van Cleave memberikan banyak referensi mengenai proyek-proyek Biologi yang dapat dilaksanakan baik dalam bentuk tugas sekolah, perlombaan maupun pameran sains. Produk dari proyek sains bisa disajikan dalam bentuk pamflet. Contoh bentuk pamflet yang disarankan oleh Cleave seperti pada gambar di bawah.

Gambar 2. Model isi pamflet proyek sains yang disarankan Cleave 
     Terdapat banyak proyek Biologi yang dapat kita lakukan, tetapi pada kesempatan kali ini Teh Rini hanya memilih proyek-proyek yang menurutnya dapat mendukung pembelajaran Biologi baik tingkat SMP maupun SMA yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku dan sesuai dengan ketersediaan alat atau bahan di sekitar siswa.

Pembuatan hidroponik sudah tidak asing di Indonesia. Sudah banyak teknik, model, bentuk pembuatan hidroponik. Tetapi, tidak ada ruginya kita melihat bagaimana pada awalnya hidroponik diperkenalkan sebagai suatu proyek siswa.
 
Proyek 1
 
"HIDROPONIK : PERTUMBUHAN TANPA TANAH"
Pendahuluan
    Percobaan ini memandu kita dalam mengamati pertumbuhan hidroponik yaitu pertumbuhan tanaman dalam larutan unsur hara tanpa tanah. Pengaruh-pengaruh dari cahaya matahari, jumlah oksigen, dan media pertumbuhan. Kita juga akan dapat membedakan bagaimana kondisi tumbuhan yang tumbuh di tanah dengan yang tumbuh di cairan organik.
Memulai Percobaan
Tujuan       : Membuat sebuah unit pertumbuhan hidroponik (hidroponicum) untuk tanaman tomat

Alat              : 
- 1 buah ember ukuran  20 liter
- 1 buah jerigen plastik ukuran 4 liter
- 1 buah spidol
- stiker label seperlunya
- 3 cangkir kertas ukuran 210 ml
- 1 gulung handuk kertas
- 3 stoples kaca 500 ml
- 3 lembar kertas amlumunium  (30 x 30 cm)
- gunting

Bahan         :
- 1 sendok makan (15 ml) pupuk
- 1 sendok teh (5 ml) garam inggris
- 1 sendok teh (5 ml) amonia rumah tangga encer (NH4OH)
- 3 bibit tomat kerdil

Cara Kerja :
 1. Isilang ember dengan air bersih. Biarkan air terbuka selama 1 hari dengan demikian klorin dalam air akan menguap.
2. Siapkan larutan unsur hara sebagai berikut.
a. Isilah jerigen plastik hinga seperempatnya dengan air yang sudah tidak mengandung klorin dari ember
b. Tambahkan pupuk, garam inggris, amonia ke air dalam jerigen plastik. PERHATIAN: Amonia adalah racun. Amonia dan uapnya dapat merusak kulit dan selaput lendir, hidung, mulut dan mata.
c. Tutiplah rapat-rapat dan goyangkan jerigen plastik sampai semua terlarut.
d. Tambahkan lagi air dari ember untuk mengisi jerigen plastik sampai 5 cm dari atas. Putarlah jerigen bolak-balik untuk mencampur.
3. Dengan spidol, tulislah "Larutan Unsur Hara" pada setiap stiker label dan rekatkan label ini pada jerigen plastik.
4. AMbil satu tanaman tomat dari pot pembibitan.
5. Masukkan tanaman tersebut ke dalam ember air tanpa klorin dan hilangkan tanah dari akarnya.
6. Gunakan gunting untuk membuat sebuah lubang yang cukup besar pada bagian bawah salah satu gelas kerta sehingga akar tanaman tomat dapat melewatinya. Yang kamu inginkan adalah agar akar dapat dengan tepat masuk dalam lubang dengan kurang lebih seperempat bagian panjang akar tertinggal di dalam cangkir kertas.
7. Sumbatkan lembaran-lembaran handuk kertas ke dalam cangkir kertas untuk menahan tanaman.
8. Letakkan cangkir kertas ke dalam leher stoples kaca untuk menentukan seberapa jauh bagian dasar kertas masuk di dalam stoples kaca
9. Keluarkan gelas cangkir dan tuangkan larutan unsur hara secukupnya dengan permukaannya tepat di bawah cangkir kertas. Jagalah ketinggian cairan tetap sama selama percobaan.
10. Letakkan kembali cangkir kertas ke dalam stoples kaca
11. Tutuplah sekeliling stoples dengan aluminium untuk mencegah ganggang tumbuh dalam cairan
12. ulangi cara keja ini (4-11) untuk sisa tanaman
13. Letakan tanaman hidroponik dekat jendela yang langsung terkena sinar matahari
14. Buatlah catatan harian pertumbuhan tanaman sejak ditanam sampai dewsa dan menghasilkan buah
15. Pindahkan tanaman ke dalam stoples yang lebih besar bila tanaman semakin besar dan stoples sudah tidak mencukupi lagi




Hasil
Hasilnya bervariasi, tetapi tanaman yang sehat dapat menjadi dewasa dan menghasilkan buah dalam lingkungan hidroponik.

 Mengapa?
Tanaman yang ditumbuhakan dalam 100% larutan unsur hara tanoa media pendukung disebut aquaponik. Dalam percobaan ini, gelas dan handuk kertas mendukung detiap sistem akar dan batang tanaman, tetapi tidak menyediakan unsur hara pada tanaman. Selama media tanam tidak menyediakan unsur hara dan seluruh unsur hara diperoleh dari larutan unsur hara, metode pertumbuhan disebut dengan hidroponik. Unit pertumbuhan hidroponik, sebuah hidroponikum, cocok dengan gambaran ini.

Cobalah Pendektan Baru
1. Apakah jumlah cahaya mataheri yang diterima tanaman tomat mempengaruhi pertumbuhannya?
Ulangi cara kerja untuk mempersiapkan 6 hidroponikum bibit tomat. Letakan dua tanaman pada setiap situasi berikut:
- tersinari sepanjang hari
- tersinari pagi hari
- tersinari sore hari
Kamu mungkin harus menggubakan pelindung yang terbuat dari papan untuk menghalangi cahaya matahari yang langsung mengenai tanaman yang hanya menerima sebagian cahaya matahari.

2. Apakah jumlah oksigen yang diterima akar mempengaruhi pertumbuhan tanaman?
Siapkan tiga hidroponikum dengan menggunakan bibit tomat. Letakkan sebuah aerator (pompa udara) akuarium kecil pada setiap wadah. Biarkan cairan dalam tiga unit diaerasi dengan periode waktu yang berbeda seperti 2, 8, dan 24 jam 

3. Dapatkah tanaman lain ditumbuhakan secara hidroponik?
Ulangi percobaan semula dengan menggunakan bibit tanaman seperti stroberi atau tanaman berbunga

4. Apakah setiap pertumbuhan mempengaruhi hasil?
Sebuah tanaman dapat disebut tumbuh secara hidroponik, bila media yang digunakan tidak menyediakan unsur hara. Tanamlah bibit tanaman omat dalam media tanpa unsur hara seperti LECA (Light Expanded Clay Aggregate/  Agregat Lempung Ringan yang Mengembang), pasir, kerikil, arang serbuk gergaji dan vermikulit atau perlit. Kamu dapat memilih beberapa media dan membandingkan hasil-hasilnya. Gunakan cairan unsur hara yang telah disiapkan dari percobaan awal.


Sekian pemaparan proyek pertama, semoga bermanfaat :)

Senin, 04 Juni 2018

Edukasi : "Bertualang dari Terminal ke Terminal Kota Bandung. Untuk Apa?"

"Bertualang dari Terminal ke Terminal Kota Bandung. Untuk Apa?"
       Jika kita akan berpergian dari satu kota ke kota lain melalui jalur darat, maka salah satu alternatif transportasinya adalah bus kota. Dimanakah mereka berada? pastinya di terminal. Tapi, Teh Rini tidak akan membahas bus apa yang bisa kita gunakan untuk melakukan perjalanan dari Bandung ke Yogyakarta, Bandung-Surabaya, atau Bandung ke kota lainnya. Teh Rini akan berbagi mengenai penemuan-penemuan masalah yang ada di terminal kota. Tidak sendirian, Teh Rini ditemani oleh temannya, Teh Fippy. Mengapa hanya berdua? Mengapa di terminal kota? Apa tujuan pencarian masalah di terminal tersebut? Siapa sebenarnya objek dari masalahnya? Jenis masalah apa yang dicari? Mari kita simak ulasan selanjutnya di bawah ini. Siapkan pertanyaan lainnya jika Anda ingin bertanya. OK! 


Preview cover karya tulis
 
     Karya tulis ilmiah adalah salah satu bentuk karya tulis hasil pemikiran seseorang berdasarkan hasil penelitian mengunakan metode ilmiah. Teh Rini dan Teh Fippy memutuskan untuk mengikuti suatu kegiatan Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat Nasional di akhir masa-masanya menjadi mahasiswa tepatnya di semester 7 perkuliahannya. Tidak banyak yang difikirkan saat itu, mereka hanya ingin mencari pengalaman dan mengisi waktu sibuknya agar lebih optimal :) . Berawal dari ketidaksengajaan membuka website, dan terdapat informasi mengenai LKTI Nasional di Padang, Teh Rini mengajak Teh Fippy untuk menjadi rekan satu team dalam penyusunan karya. Tema karya tulis tersebut adalah "Lingkungan layak anak", diselenggarakan oleh Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Negeri Padang. Teh Rini dan Teh Fippy yang berlatarbelakang Pendidikan Biologi memiliki ide mengenai lingkungan layak anak di sekitar terminal kota, baik dari segi pendidikan, kesehatan, sosial, budaya dan agama. Berikut ini adalah beberapa hasil penelitiannya agar dapat menjadi referensi bagi para pembaca.
  
Dokumentasi pengambilan data di lapangan

 
  
Preview abstrak hasil penelitian


Preview ide program yang berhasil dirancang
Preview Daftar Pustaka


Bagi Anda yang ingin atau perlu membaca dan mempelajari lebih lanjut bagaimana pembahasan dan hasil dari penelitian tersebut, Anda dapat mengunduhnya pada link di bawah ini.

1. Cover Penelitian  : https://drive.google.com/open?id=16BAc3j0bLK8GzrcKSVTfx1OzuG45wVa5 
2. Lembar Pengesahan : https://drive.google.com/open?id=1xdPogh_En7auFuMVknWVwB23SyrsSenn
3. Kata Pengantar, Daftar Isi, Daftar Tabel, Daftar Pustaka, Lampiran : https://drive.google.com/open?id=1z1nxvq_y8y3vucyv7oKOD4FldwHmH0ai
4.  Bab 1,2,3 dan 4 :https://drive.google.com/open?id=1lA0eCs07SN_KJKyxdB-BJdZG3dC6X2Cd  
5. Daftar Riwayat Hidup Penulis : https://drive.google.com/open?id=18uoerBGe9oYYW_lRBtXD6rDVdLM4aXyP
6. Desain Banner Publikasi 1 : https://drive.google.com/open?id=1eiFC-m6ubj6bSe7JpReix40frh9aJl2e 
7. Desain Banner Publikasi 2 :https://drive.google.com/open?id=1yJCPNZok7RBgI9HZCvj6WtYLLSmbDiLr

Jika terdapat kesalahan penulisan, baik dalam konten ataupun teknis, mohon untuk dimaklumi dan Teh Rini menunggu saran dan kritiknya. 

Di dalam penelitian tersebut, Teh Rini dan Teh Fippy memasukkan beberapa dokumentasi dari beberapa kegiatan aktivis sosial di bidang pendidikan anak. Silahkan dipelajari :) 


Melalui penelitian tersebut, Teh Rini dan Teh Fippy banyak belajar bagaimana pentingnya pendidikan anak. Tidak ada pengecualian bagi anak-anak Indonesia untuk tidak mendapatkan hak pendidikannya, baik formal maupun nonformal. Pemerintah sekarang sudah mulai banyak bertindak untuk pemerataan pendidikan di Indonesia. Tetapi hal tersebut belum cukup untuk memeratakan pemenuhan hak pendidikan bagi anak-anak dengan status sosial tertentu. Maka dari itu perlu adanya dukungan dan aksi nyata dari masyarakat Indonesia yang merasa mampu baik moril maupun materil untuk bekerja sama mencerdaskan kehidupan bangsa. Semoga penelitian ini bisa menginspirasi Anda untuk ikut membangun negeri Indonesia melalui pendidikan.

Berikut adalah beberapa dokumentasi penulis yang berhasil menerima penghargaan sebagai Juara 2 Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional dengan Tema Lingkungan Layak Anak di Padang tahun 2015.


Beberapa jam setelah sampai di Kota Padang, Teh Rini dan Teh Fippy langsung diajak berkeliling di pantai (ntah apa nama pantainya,, hehe) ditemani Uni Suci, panitia dari penyelenggara kegiatan.



 Foto dulu sebelum presentasi Karya Tulis Ilmiah, untuk laki-laki fotonya terpisah yaa :)
 
 






Kegiatan berwisata pendidikan ke Istano Basa Pagaruyuang pasca presentasi karya tulis. Lebih dari 10 team berasai dari berbagai penjuru Indonesia. Disini semua peserta mendapatkan banyak pengetahuan sejarah mengenai Kota Padang, hikayat, senjata untuk berperang, pakaian khas dan simbol warna dari setiap kain yang tergantung di setiap sisi istana.





Salah satu motivasi spontan dari keikutsertaan lomba tersebut adalah ingin makan Nasi Padang di Kota Padang (spontanitas yang menjadi kenyataan :))
 

Teh Fippy sedang eksis dekat Jam Gadang, Teh Rininya di balik kamera :)

Malam penganugerahan pemenang LKTI Nasional setelah seharian berkeliling Kota Padang dan Bukittinggi. Terima Kasih kepasa Allah SWT dan dosen pembimbing kami Bu Rini Solihat :). Hatur Nuhun

Sabtu, 02 Juni 2018

Curahan Hati : "Pekerjaan yang Semuanya Bernilai Ibadah"

"PEKERJAAN YANG SEMUANYA BERNILAI IBADAH"

     Siapa yang tahu, pekerjaan apa bagi perempuan semuanya bernilai ibadah? Melakukan segala sesuatu diawali dengan bismillah? menaati perintah orang tua? itu salah satu dan salah duanya, salah tiganya yaitu melakukan apa yang diminta oleh suami (bagi yang sudah menikah yaa,,). Masya Allah, Allah memberikan banyak sekali ladang ibadah setelah seseorang melakukan pernikahan sesuai dengan syariat Islam. Senyumnya istri, membawakan air minum, merapikan pakaiannya, menyiapkan makanan, menyisir rambut, membersihkan sepatunya, dan lain sebagainya semuanya menjadi bernilai pahala ketika dilakukan dengan penuh keikhlasan. Mengapa Teh Rini ingin membahas hal tersebut? sebetulnya pada sesi curhat ini, Teh Rini masih menikmati masa-masa menjadi pengantin baru, maklum usia pernikahannya masih sekitar 9 bulan dan sekarang sedang mengandung anak pertamanya yang sudah 8 bulan (mohon doanya dari semua :) ). Teh Rini tidak pernah berencana untuk menikah dalam waktu dekat (usia 23 tahun), yang dia harapkan hanyalah "Jika bertemu dengan seorang lelaki, membawa komitmen, keberanian dan niat beribadah ikhlas karena Allah untuk menikahi saya, maka tidak ada alasan bagi saya untuk menolaknya". Pada saat itu datang seorang lelaki yang tanpa basa basi datang begitu saja.Mungkin itu jawaban dari doa selama ini. Jeda 2 bulan sejak kenal dan setelah sekitar 2 pekan taaruf, Teh Rini melangsungkan pernikahan sederhananya. Iya sederhana, pernikahan yang dihadiri oleh orang-orang tertentu di dalam masjid yang Insyaa Allah diberkahi Allah SWT. Semoga Teh Rini dan suami dapat membangun keluarga yang di dalamnya terpancar cahaya Al Quran sebagai fondasi kehidupannya dan dapat menerangi hati orang-orang disekitarnya. Amiin...
Picture by katakan.id

      Menjadi seorang istri tidak mudah tapi juga tidak sulit. Bagi perempuan diluar sana, Anda, iya Anda, persiapkan diri Anda dengan baik. Tidak ada yang bisa mengetahui kapan Anda bertemu dengan pasanganmu. Tidak ada yang bisa mencegahnya ataupun memaksakan pertemuan itu kecuali semuanya atas izin Allah SWT. 
       Sedikit curhatan Teh Rini semoga dapat bermanfaat bagi pembaca setidaknya bisa sedikit memberikan inspirasi bagi kehidupan pembaca. Hatur Nuhun.
Wassalamu'alaikum,,,
    

Jumat, 01 Juni 2018

Kajian Islam : "Menuntut Ilmu Bagian 1"

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Assalamua'alaikum,,,
Jumat berkah, mari kita awali hari Jumat dengan penuh kelembutan hati dan semangat beramal sholeh. 
Sesuai tema pada setiap harinya, Jumat ini, Teh Rini ingin berbagi mengenai kajian islam yang pernah didapatkan dalam suatu liqo bersama para akhwat dengan tema "Menuntut Ilmu Bagian 1"

"MENUNTUT ILMU"
Bagian 1
        Hati seorang muslim/muslimah harus senantiasa ditanami dengan benih-benih keimanan. Otak seorang muslim/muslimah harus senantiasa dibekali dengan ilmu-ilmu yang bermanfaat. Mengapa iman dan ilmu harus senantiasa ditanamkan dalam diri seseorang?. Seseorang yang memiliki ilmu tanpa iman, maka dia akan tumbuh menjadi seseorang yang merusak. Ilmu yang dia miliki akan digunakan demi keuntungannya sendiri bahkan mungkin akan merugikan orang lain dan lingkungan sekitar karena tidak ada yang dapat mengendalikan ketidakpuasannya. Seseorang yang memiliki iman tanpa ilmu, maka dia akan menjadi seseorang yang tidak berkembang. Kehidupannya akan begitu-begitu saja tanpa ada kemajuan yang berarti selain iman yang dia miliki sejak pertama kali memperolehnya. Sungguh merugi orang yang memiliki iman tetapi tidak berilmu.

*Keutamaan Menuntut Ilmu
Terdapat banyak ayat Al Quran dan hadits yang menyatakan mengenai keutamaan seseorang dalam menuntut ilmu, diantaranya:

"Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat"   [Q.S. 58:11]

"Seseorang yang keluar dari rumahnya untuk menuntut ilmu niscaya akan Allah mudahkan baginya jalan menuju syurga" (Shahih Al Jami)   

"Siapa di pagi hari berangkat ke masjid hanya untuk mempelajari kebaikan atau mengajarkan kebaikan, maka baginya bagaikan pahala orang yang melakukan haji dengan sempurna" (Shahih Targhib dan Tarhib)

"Siapa yang keluar untuk menuntut ilmu, maka dia berada di jalan Allah hingga dia kembali" (Shahih Turmuzi)

"Siapa yang Allah kehendaki menjadi baik, maka Allah akan memberikannya pemahaman terhadap agama"  (Shahih Ibnu Majah Al Albani)

Wallahu 'alam,,, betapa mulianya orang-orang yang senantiasa menuntut ilmu dan berbagi ilmu satu sama lain. 

*Kebutuhan Qolbu terhadap Ilmu
Al Imam Ibnul Qoyyim mengungkapkan:
- Bumi tidak akan hidup kecuali dengan air. Demikian pula Qolbu, ia tidak akan hidup kecuali selalu mendapatkan Ilmu. Perbedaannya, bumi hanya membutuhkan air hujan pada saat-saat tertentu. Seandainya hujan turun terus menerus, maka diharapkan redanya suatu saat nanti. Adapun Ilmu, maka Qolbu selalu membutuhkannya di setiap tarikan nafasnya. Semakin banyak ilmu yang direngkuh seseorang, maka akan semakin baik dan sehat pula Qolbunya.
- Penyakit Qolbu urusannya lebih berat daripada penyakit badan. Karena penyakit badan, ujungnya adalah kematian. Adapun menyakit qolbu maka berujung pada kesengsaraan yang abadi dan tidak ada obat yang mujarab yang mampu menyembuhkan selain ilmu.
- Ilmu yang dibutuhkan Qolbu bukan jenis ilmu keseluruhannya, akan tetapi ilmu yang dimaksud adalah ilmu yang bersumber dan terwarisi dari nabi kita Nabi Muhammad SAW.

Jadi, tidak bisa kita pungkiri bahwa ilmu agama baik dalam bentuk siraman rohani, kajian, berkumpul dengan orang sholeh, membuka dialog mengenai ilmu agama, akan senantiasa membuat hati ini tenang dan damai, terjaih dari kesengsaraan dan penyakit hati.



Bersambung...

Kajian Islam : "Batasan Aurat Wanita di Depan Mahramnya Karya Aini Aryani, Lc."

"Batasan Aurat Wanita di Depan Mahramnya" Assalamu'alaykum... Bagaimana kabar pembaca saat ini? Semoga tetap istiqomah un...